Skuter|scooter show in Europe, such as what? Geba Leisure Parts (GLP) try to appreciative through Yamaha Mio, owned a home Lamongan, East Java. "The concept leads to the European style because there many matik make it," said Gerie Nur Mayurie, home modifications GLP leaders in Bandung, West Java.
Apparent once the results of this garapan GLP. Some details taken from Peugeot Ludix, scooter popular in France. Models such as head lamp, and the body side of the slim Mio far more obese. According to the Ardhi Kupret, GLP blade design, the design is that Mio is stout and enggak cewek banget.
Sector around the side of the body appears to been serious. For example cover fan magnet constrained gambot participate. Adjustments to the results the separate body, shortened the stern, making duck scooter with the symbol is tune this fork fat more.
View more body side so be sweet after such a pipe chrome trim. This is an innovation. "If the motor man looks cool with a deltabox. Well, this kind of framework of indirection," Gerie smile while discussing the use palsunya frame pipe 1 1 / 2 inches long with 140 cm.
How installation is not difficult. Lis tied with bolts to the original order. This is to facilitate the loading tide.
To strengthen the European-style display, participate in other parts of the touch. As the bar, here's arrest Gerie Yamaha X1R, although to be less because the custom-fit the same body position and the rider. How, add aluminum as 8 cm in the middle of the handlebar.
Use of color participate specify. Here, the GLP deliberately paint doff of Spies Hecker. If too kinclong, said Gerie, terkesannya girly banget. So, before dissolved with candy red paint, body first be painted silver. To form the display screen doff, used a special type of varnish can cause these effects.
"In effect, become more motor serem. The weakness time is affected rain or water, the body looks a wet patch and not," I Gerie.
Foto,Gambar modifikasi Skuter 2009
Friday, March 11, 2011
Ratusan Harley-Davidson Padati Jalan Ibu Kota
JAKARTA, KOMPAS.com — Sedikitnya 700 pengendara sepeda motor Harley-Davidson, hari ini, Minggu (30/1/2011), memadati jalanan Ibu Kota untuk konvoi mempertajam rekor yang pernah dicatat Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) pada 2007 yang diikuti 429 moge Amerika.Beberapa pejabat publik turut serta, yaitu Gubernur DKI Jakarta Fauzi Wibowo serta mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris.
Rombongan tak hanya dari Jakarta, tetapi juga datang dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Medan, dan Makassar. Mereka sudah berkumpul di dealer pusat PT Mabua Harley-Davidson di TB Simatupang, Jakarta Selatan, sejak pukul 7.00. Peserta konvoi mulai meninggalkan lokasi pukul 09.00 dengan tujuan ke Pantai Mutiara, Jakarta Utara.
Irvino Edwardly, Country General Manager Sales and Marketing PT Mabua Harley-Davidson, mengatakan, "Selain memecahkan rekor Muri, kami juga melakukan kegiatan sosial berupa donor darah bekerja sama dengan PMI (Palang Merah Indonesia). Di sana (Pantai Mutiara) juga dilakukan berbagai kegiatan sekaligus memperingati ulang tahun pertama komunitas Harley Pantai Mutiara."
Ajun Komisaris Besar Ipung Purnomo, Kepala Satuan Patroli dan Pengawalan Ditlantas Polda Metro Jaya menambahkan, sedikitnya 500 personel dari Kepolisian Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengamankan acara ini. Konvoi melewati beberapa jalan Ibu Kota, seperti TB Simatupang-Warung Jati Padang-Mampang Prapatan-Jenderal Gatot Subroto-Letjen S Parman-Jelambar Timur-Prof Dr Latumenten-Jembatan Dua-Jembatan Tiga-Pluit-Pantai Mutiara.
Di antara 15 polwan yang bertugas, ada 14 polwan pengendara Harley-Davidson. "Kalau lancar, dalam waktu 30 menit rombongan akan sampai di tujuan. Insya Allah lancar," kata Ipung.
Iring-iringan yang cukup panjang sempat sedikit mengganggu arus lalu lintas. Bahkan Subagyo, warga Lebak Bulus, Jakarta Selatan, mengaku perjalanannya agak terganggu. "Gubernur seharusnya menjadi panutan. Jangan bikin kaum marginal jadi marah," ujar Subagyo, yang di Pasar Jumat sudah terhadang kemacetan dua jam.
Rombongan tak hanya dari Jakarta, tetapi juga datang dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Medan, dan Makassar. Mereka sudah berkumpul di dealer pusat PT Mabua Harley-Davidson di TB Simatupang, Jakarta Selatan, sejak pukul 7.00. Peserta konvoi mulai meninggalkan lokasi pukul 09.00 dengan tujuan ke Pantai Mutiara, Jakarta Utara.
Irvino Edwardly, Country General Manager Sales and Marketing PT Mabua Harley-Davidson, mengatakan, "Selain memecahkan rekor Muri, kami juga melakukan kegiatan sosial berupa donor darah bekerja sama dengan PMI (Palang Merah Indonesia). Di sana (Pantai Mutiara) juga dilakukan berbagai kegiatan sekaligus memperingati ulang tahun pertama komunitas Harley Pantai Mutiara."
Ajun Komisaris Besar Ipung Purnomo, Kepala Satuan Patroli dan Pengawalan Ditlantas Polda Metro Jaya menambahkan, sedikitnya 500 personel dari Kepolisian Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengamankan acara ini. Konvoi melewati beberapa jalan Ibu Kota, seperti TB Simatupang-Warung Jati Padang-Mampang Prapatan-Jenderal Gatot Subroto-Letjen S Parman-Jelambar Timur-Prof Dr Latumenten-Jembatan Dua-Jembatan Tiga-Pluit-Pantai Mutiara.
Di antara 15 polwan yang bertugas, ada 14 polwan pengendara Harley-Davidson. "Kalau lancar, dalam waktu 30 menit rombongan akan sampai di tujuan. Insya Allah lancar," kata Ipung.
Iring-iringan yang cukup panjang sempat sedikit mengganggu arus lalu lintas. Bahkan Subagyo, warga Lebak Bulus, Jakarta Selatan, mengaku perjalanannya agak terganggu. "Gubernur seharusnya menjadi panutan. Jangan bikin kaum marginal jadi marah," ujar Subagyo, yang di Pasar Jumat sudah terhadang kemacetan dua jam.
Hasil Tes Tabrak C-NCAP (China) Tidak Dipercaya!
BEIJING, KOMPAS.com – Artikel yang ditulis ChinaAutoweb 11 Januari lalu cukup menggelitik: Is C-NCAP a Scam? Apakah hasil tes tabrak China New Car Assesment Program (C-NCAP) sebuah penipuan? Dijelaskan, C-NCAP yang berada di bawah China Automotive Technology and Research Centre (CATARC) sejak 2006, telah melakukan tes tabrakan lebih dari 100 model mobil. Sebagian adalah produksi asli China dan perusahaan pantungan China dengan mitra asingnya.
Menurut situs tersebut, pembacanya akhir-akhir ini sering menanyakan, mengapa mereka tidak menulis laporan hasil tes C-NCAP?
Jawabannya, hasil tes C-NACP kontroversial dan tidak bisa dipercaya! “Namanya memang mengacu kepada lembaga yang sangat dipercaya melakukan tes tabrakan di dunia, yaitu N-CAP NTHSA di Amerika Serikat, Euro N-CAP, A-NCAP Australia atau N-CAP Latin. Faktanya tidak demikian,” jelas situs tersebut. Kok bisa?
Tidak Resmi
Dijelaskan, hasil tes C-NCAP tidak resmi karena tidak mengikuti standar industri. Kendati dikelola oleh CATARC - lembaga berafiliasi dengan pemerintah – keberadaaan C-NCAP juga belum resmi. Cara kerja mereka tertutup, regulasi dibuat seperti mengontrol bisnis.
Li Weijing, Kepala Administrasi C-NCAP mengatakan, ”Standar (untuk keamanan kendaraan) formula kami memang tidak sesuai dengan pemerintah atau industri. Peraturan dan prosedur ditentukan oleh pusat (CATARC). Kami membuat aturan dan diminta menentukan aspek pengetesannya.” Ketidaknetralan dan ketidakjujuran lembaga tersebut karena aktivitas mereka mengutamakan laba. “Kami tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah,” jelas Li Weijing. Karena itu pula, hasil C-NCAP dinilai mencari keuntungan (menjual majalah dan mobil baru).
Menurut supervisor CATARC, lembaga tersebut harus membayar sekitar 80 persen untuk biaya tes yang mencapai jutaan dolar setiap tahun. Sementara produsen mobil hanya memberi ongkos untuk model yang tes.
“Uang dapat membeli lebih banyak bintang?” Tulis ChinaAutoWeb lagi. C-NCAP pun membela diri, “Kehadiran kami di industri otomotif adalah untuk melayani anggota. Saya menilai cara tersebut normal termasuk memberikan layanan lebih.”.
Tidak “Fair”
Dijelaskan pula, dibandingkan dengan tes NCAP di bagian dunia lain, C-NAP kurang lengkap dan kurang ketat. Hasil bisa dikompromikan!
Tiga kriteria tes yang dijalan C-NAP tes tabrakan dari depan atau frontal 100 persen dan 40 persen overlap dan tabrakan samping. Untuk tabrakan dengan pejalan kaki, tabrakan dari belakang dan dengan tiang di samping, tidak ada.
Disamping itu, tes dilakukan pada kecepatan lebih rendah dibandingkan standar NCAP lain. C-NCAP melakukan tes pada 50 km/jam, sedangkan Eropa 64 km/jam dan Australia, Amerika Latin plus Amerika Serikat 56 km/jam.
Karena itulah, ketika sebagian besar konsumen China, disodorkan data C-NAP, banyak yang tidak percaya. Bahkan televisi pemerintah, CCTV membuat program khusus pengesahaan dengan melakukan angket. Berdasarkan angket sina.com.cn, situs China yang paling tinggi dikunjungi, 72 persen dari 4.000 orang yang ditanya, mengatakan mereka mengatakan tes tersebut tidak “fair”. Hanya 6 persen yang mengakui!
Menurut situs tersebut, pembacanya akhir-akhir ini sering menanyakan, mengapa mereka tidak menulis laporan hasil tes C-NCAP?
Jawabannya, hasil tes C-NACP kontroversial dan tidak bisa dipercaya! “Namanya memang mengacu kepada lembaga yang sangat dipercaya melakukan tes tabrakan di dunia, yaitu N-CAP NTHSA di Amerika Serikat, Euro N-CAP, A-NCAP Australia atau N-CAP Latin. Faktanya tidak demikian,” jelas situs tersebut. Kok bisa?
Tidak Resmi
Dijelaskan, hasil tes C-NCAP tidak resmi karena tidak mengikuti standar industri. Kendati dikelola oleh CATARC - lembaga berafiliasi dengan pemerintah – keberadaaan C-NCAP juga belum resmi. Cara kerja mereka tertutup, regulasi dibuat seperti mengontrol bisnis.
Li Weijing, Kepala Administrasi C-NCAP mengatakan, ”Standar (untuk keamanan kendaraan) formula kami memang tidak sesuai dengan pemerintah atau industri. Peraturan dan prosedur ditentukan oleh pusat (CATARC). Kami membuat aturan dan diminta menentukan aspek pengetesannya.” Ketidaknetralan dan ketidakjujuran lembaga tersebut karena aktivitas mereka mengutamakan laba. “Kami tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah,” jelas Li Weijing. Karena itu pula, hasil C-NCAP dinilai mencari keuntungan (menjual majalah dan mobil baru).
Menurut supervisor CATARC, lembaga tersebut harus membayar sekitar 80 persen untuk biaya tes yang mencapai jutaan dolar setiap tahun. Sementara produsen mobil hanya memberi ongkos untuk model yang tes.
“Uang dapat membeli lebih banyak bintang?” Tulis ChinaAutoWeb lagi. C-NCAP pun membela diri, “Kehadiran kami di industri otomotif adalah untuk melayani anggota. Saya menilai cara tersebut normal termasuk memberikan layanan lebih.”.
Tidak “Fair”
Dijelaskan pula, dibandingkan dengan tes NCAP di bagian dunia lain, C-NAP kurang lengkap dan kurang ketat. Hasil bisa dikompromikan!
Tiga kriteria tes yang dijalan C-NAP tes tabrakan dari depan atau frontal 100 persen dan 40 persen overlap dan tabrakan samping. Untuk tabrakan dengan pejalan kaki, tabrakan dari belakang dan dengan tiang di samping, tidak ada.
Disamping itu, tes dilakukan pada kecepatan lebih rendah dibandingkan standar NCAP lain. C-NCAP melakukan tes pada 50 km/jam, sedangkan Eropa 64 km/jam dan Australia, Amerika Latin plus Amerika Serikat 56 km/jam.
Karena itulah, ketika sebagian besar konsumen China, disodorkan data C-NAP, banyak yang tidak percaya. Bahkan televisi pemerintah, CCTV membuat program khusus pengesahaan dengan melakukan angket. Berdasarkan angket sina.com.cn, situs China yang paling tinggi dikunjungi, 72 persen dari 4.000 orang yang ditanya, mengatakan mereka mengatakan tes tersebut tidak “fair”. Hanya 6 persen yang mengakui!
Suzuki APV Pikap Ramaikan Pasar Indonesia
JAKARTA, KOMPAS.com — PT Suzuki Indomobil Sales meluncurkan Mega Carry guna memperkuat penjualan di segmen komersial yang sejak 2005 cuma dipasok untuk pasar ekspor. Sebenarnya, kendaraan ini merupakan versi pikap dari multi purpose vehicle APV dengan daya angkut lebih besar sampai 1,5 ton dibanding Suzuki Carry yang cuma 1 ton.
Spesifikasi mesinnya pun sama, 1.493 cc, berdaya 92,4 PS pada 6.000 rpm, dan torsi 126 Nm pada 3.000 rpm. Konsumsi bahan bakarnya diklaim 1 liter untuk 12,6 km.
Davy Tulian, Direktur Penjualan Roda 4 PT Suzuki Indomobil Sales mengatakan, pertumbuhan pasar pikap kecil di Indonesia sangat potensial. Tahun lalu, total pasar tercatat 67.644 unit, melesat nyaris dua kali lipat atau 98,8 persen dari 2009 yang cuma 34.032 unit.
Dari pasar itu, Suzuki Carry lawas terjual hingga 31.336 unit atau menguasai 46,3 persen penjualan. "Target untuk Mega Carry kita tetapkan 6.000 unit tahun ini dan total (plus Carry lawas) jadi 42.000-an," urai Davy di sela-sela peluncuran Mega Carry di Mangga Dua Square, Jakarta Utara, hari ini.
Mega Carry ditawarkan hanya dalam satu varian dengan banderol Rp 84 juta on the road Jakarta. "Harga masih promosi dan akan dipertahankan setidaknya satu bulan ke depan," tambah Davy.
Spesifikasi mesinnya pun sama, 1.493 cc, berdaya 92,4 PS pada 6.000 rpm, dan torsi 126 Nm pada 3.000 rpm. Konsumsi bahan bakarnya diklaim 1 liter untuk 12,6 km.
Davy Tulian, Direktur Penjualan Roda 4 PT Suzuki Indomobil Sales mengatakan, pertumbuhan pasar pikap kecil di Indonesia sangat potensial. Tahun lalu, total pasar tercatat 67.644 unit, melesat nyaris dua kali lipat atau 98,8 persen dari 2009 yang cuma 34.032 unit.
Dari pasar itu, Suzuki Carry lawas terjual hingga 31.336 unit atau menguasai 46,3 persen penjualan. "Target untuk Mega Carry kita tetapkan 6.000 unit tahun ini dan total (plus Carry lawas) jadi 42.000-an," urai Davy di sela-sela peluncuran Mega Carry di Mangga Dua Square, Jakarta Utara, hari ini.
Mega Carry ditawarkan hanya dalam satu varian dengan banderol Rp 84 juta on the road Jakarta. "Harga masih promosi dan akan dipertahankan setidaknya satu bulan ke depan," tambah Davy.
HONDA CIVIC GEN-9
AMERIKA, KOMPAS.com - Munculnya konsep Honda Civic kupe dan sedan Civic di Detroit Auto Show 2011 menandakan bahwa Civic 2012 generasi kesembilan akan segera menyusul, tepatnya pada musim semi ini. Namun, dalam siaran persnya tidak dirincikan spesifikasi dan mesin.
Tapi, dalam forum "Temple of VTEC" ada beberapa sumber membocorkan kalau Civic Gen-9 akan menggunakan mesin bensin berkapasitas 2.4L, sama persis dengan Acura TSX. Mesin baru empat silinder ini akan menggantikan versi sebelumnya yang 2.0L berkode K20Z3 yang mempunyai tenaga 197 HP. Sedang yang 2.4L diperkirakan akan bertenaga lebih 200 HP dan torsinya pun sangat signifikan.
Ada bocoran lainnya, bahwa line-up Civic di Amerika tak cuma dengan jantung pacu 2.4L, tapi juga disediakan yang 1.8L. Katanya, ada pengembangan yang mengarahkan ke efisiensi bahan bakar (lebih irit) dan ini mungkin untuk mengantisipasi kebijakan pemerintah Amerika yang pada 2017 memberlakukan soal efisiensi bahan bakar.
Selain mesin, konon warna mobil pun ditambah putih dan abu-abu untuk sedannya.Untuk yang suka dengan transmisi manual, bisa ditemukan seperti pada sedan DX dan LX.
Tapi, dalam forum "Temple of VTEC" ada beberapa sumber membocorkan kalau Civic Gen-9 akan menggunakan mesin bensin berkapasitas 2.4L, sama persis dengan Acura TSX. Mesin baru empat silinder ini akan menggantikan versi sebelumnya yang 2.0L berkode K20Z3 yang mempunyai tenaga 197 HP. Sedang yang 2.4L diperkirakan akan bertenaga lebih 200 HP dan torsinya pun sangat signifikan.
Ada bocoran lainnya, bahwa line-up Civic di Amerika tak cuma dengan jantung pacu 2.4L, tapi juga disediakan yang 1.8L. Katanya, ada pengembangan yang mengarahkan ke efisiensi bahan bakar (lebih irit) dan ini mungkin untuk mengantisipasi kebijakan pemerintah Amerika yang pada 2017 memberlakukan soal efisiensi bahan bakar.
Selain mesin, konon warna mobil pun ditambah putih dan abu-abu untuk sedannya.Untuk yang suka dengan transmisi manual, bisa ditemukan seperti pada sedan DX dan LX.
Monday, February 21, 2011
Jual Motor Lewat Online Pertama Kali di Indonesia
Penjualan secara on line ini melihat pesatnya perkembangan dunia internet di Indonesia.
Produsen motor Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) untuk pertama kalinya melakukan penjualan motor secara on line.
Penjualan secara online dikembangkan merk motor dengan slogan 'Semakin Di Depan' ini dengan mengintip pesatnya perkembangan dunia internet di Indonesia.
General Promotion and Motorsport YMKI, Paulus Sugih Firmanto, menyatakan media internet di Indonesia mulai digemari, itu terbukti dari besarnya pengguna situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter yang semakin luas.
"Dari situlah kami mengacu, dimana masyarakat Indonesia mulai keranjingan yang namanya internet, contoh saja Facebook itu di Indonesia sudah mencapai satu juta lebih. Karena itulah untuk memudahkan konsumen untuk memiliki barang, kita memulainya dengan sistem online," kata Paulus melalui rilis yang diterima VIVAnews.com.
Menurutnya, ini adalah terobosan baru. Tujuannya selain untuk memudahkan memonitor konsumen dan penjulan, juga bisa lebih cepat terjangkau konsumen.
Kendati demikian, tidak semua dealer melayani penjualan sistem online. Hanya ada beberapa dealer resmi saja dan itu terbatas sekali. "Tidak semua kami berikan akses itu, jumlahnya masih sedikit, di Jakarta saja baru ada 22 dealer resmi yang diberi akses," ujarnya.
Selain itu, Yamaha menargetkan penjualan untuk konsumen menengah yang memiliki tingkat kesibukan tinggi. Sehingga tidak perlu lagi repot-repot datang ke dealer. "Target kami konsumen dengan tingkat kesibukan tinggi. Jadi dengan transaksi online mereka tak harus ke dealer," jelas Paulus.
Sunday, February 20, 2011
BAJAJ
BAJAJ XCD 125cc
BAJAJ DTS-i 180cc
BAJAJ DTS-i 200cc
Produsen otomotif PT Bajaj Auto Indonesia (BAI) pada tahun ini siap menanamkan investasi sebesar Rp6 miliar, untuk menambah dealer di berbagai kota di Indonesia.
Manajer Pengembangan Jaringan Nasional BAI Budi Dirgantoro pada acara XCD 125 Mileage Challenge di Sirkuit Sentul Bogor, Selasa mengatakan, investasi tersebut berupa pembangun 35 dealer bertaraf 3S (sales, service, spare part) guna memperluas jaringan penjualannya.
"Dengan demikian total akan bertambah menjadi 100 dealer di seluruh Indonesia," katanya.
Menurut dia, penambahan dealer tersebut dimaksudkan untuk memacu penjualan produk PT BAI pada situasi krisis perekonomian saat ini. Sementara itu Manager Marketing PT BAI M Cahyo menambahkan, peningkatan dealer baru diharapkan volume penjualan lebih baik dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya sebanyak 18.600 unit.
"Kami tidak berani memberikan target penjualan untuk tahun ini, tapi dengan bertambahnya dealer di berbagai kota diharapkan akan dapat menaikkan jumlah penjualan," katanya.
Cahyo menambahkan, dalam krisis perekonomian seperti ini perusahaan berfokus pada membangun citra produk, meningkatkan kualitas dan pelayanan pada konsumen. Tahun ini pihaknya tetap mengandalkan dua model sepeda motor yakni Bajaj Pulsar 180cc dan 200cc, serta Bajaj XCD 125.
Manajer Penjualan Regional PT BAI Lim Sam Hong mengatakan, strategi yang dilakukan dalam mengatasi krisis ekonomi tidak serta merta menaikkan harga produk khususnya XCD 125
"Harga untuk produk XCD 125 tetap Rp13,5 juta dan sama di seluruh Indonesia, harga masih sama seperti pada peluncurannya pada Juni lalu," katanya
Sam Hong menambahkan, untuk produk Pulsar, harga telah mengalami penyesuaian terhadap kondisi saat ini, yakni terjadi kenaikan sebesar Rp500.000 yakni menjadi Rp20 juta untuk jenis 200 cc sedangkan yang 180 cc senilai Rp18 juta/unit.
BAJAJ DTS-i 180cc
BAJAJ DTS-i 200cc
Produsen otomotif PT Bajaj Auto Indonesia (BAI) pada tahun ini siap menanamkan investasi sebesar Rp6 miliar, untuk menambah dealer di berbagai kota di Indonesia.
Manajer Pengembangan Jaringan Nasional BAI Budi Dirgantoro pada acara XCD 125 Mileage Challenge di Sirkuit Sentul Bogor, Selasa mengatakan, investasi tersebut berupa pembangun 35 dealer bertaraf 3S (sales, service, spare part) guna memperluas jaringan penjualannya.
"Dengan demikian total akan bertambah menjadi 100 dealer di seluruh Indonesia," katanya.
Menurut dia, penambahan dealer tersebut dimaksudkan untuk memacu penjualan produk PT BAI pada situasi krisis perekonomian saat ini. Sementara itu Manager Marketing PT BAI M Cahyo menambahkan, peningkatan dealer baru diharapkan volume penjualan lebih baik dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya sebanyak 18.600 unit.
"Kami tidak berani memberikan target penjualan untuk tahun ini, tapi dengan bertambahnya dealer di berbagai kota diharapkan akan dapat menaikkan jumlah penjualan," katanya.
Cahyo menambahkan, dalam krisis perekonomian seperti ini perusahaan berfokus pada membangun citra produk, meningkatkan kualitas dan pelayanan pada konsumen. Tahun ini pihaknya tetap mengandalkan dua model sepeda motor yakni Bajaj Pulsar 180cc dan 200cc, serta Bajaj XCD 125.
Manajer Penjualan Regional PT BAI Lim Sam Hong mengatakan, strategi yang dilakukan dalam mengatasi krisis ekonomi tidak serta merta menaikkan harga produk khususnya XCD 125
"Harga untuk produk XCD 125 tetap Rp13,5 juta dan sama di seluruh Indonesia, harga masih sama seperti pada peluncurannya pada Juni lalu," katanya
Sam Hong menambahkan, untuk produk Pulsar, harga telah mengalami penyesuaian terhadap kondisi saat ini, yakni terjadi kenaikan sebesar Rp500.000 yakni menjadi Rp20 juta untuk jenis 200 cc sedangkan yang 180 cc senilai Rp18 juta/unit.
Subscribe to:
Posts (Atom)





